Berikut adalah rangkaian kegiatan yang biasanya dilaksanakan dalam peringatan tersebut:
1. Upacara Bendera Khusus
Petugas Upacara Perempuan: Seluruh petugas upacara, mulai dari pemimpin hingga pembina, biasanya dilakukan oleh siswi atau guru perempuan untuk menonjolkan peran kepemimpinan mereka.
Amanat Tema Emansipasi: Pembina upacara menyampaikan pesan tentang pentingnya kesetaraan kesempatan bagi generasi Z dalam mengejar mimpi setinggi-tingginya.
2. Gelar Budaya & Pakaian Adat
Penggunaan Kebaya dan Batik: Siswa dan guru diimbau mengenakan pakaian tradisional, seperti kebaya bagi perempuan dan batik bagi laki-laki, sebagai simbol pelestarian budaya bangsa.
Lomba Fashion Show: Peragaan busana tradisional yang dinilai berdasarkan keserasian, pembawaan, dan kreativitas dalam memodifikasi pakaian adat tanpa meninggalkan pakemnya.
3. Berbagai Lomba Kreativitas
Sekolah menyelenggarakan kompetisi untuk mengasah bakat siswa, di antaranya:
Lomba Pidato: Mengusung tema seputar emansipasi wanita di era digital atau pandangan generasi muda terhadap tokoh Kartini.
Lomba Baca Puisi: Pembacaan karya-karya yang bertemakan semangat perjuangan perempuan.
Lomba Poster Digital & Infografis: Kompetisi membuat konten kreatif di media sosial guna menyebarkan pesan positif tentang kesetaraan gender.
Lomba Memasak: Sering kali melibatkan siswa laki-laki untuk menunjukkan kemandirian dan keterampilan praktis.
4. Tujuan Kegiatan
Menumbuhkan Karakter: Membangun rasa percaya diri dan karakter yang tangguh pada diri siswi.
Kesadaran Sejarah: Memastikan siswa memahami sejarah perjuangan pahlawan nasional agar dapat meneladani nilai-nilai kemanusiaannya