Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2026

Pemilihan Ketua OSIS

Pemilihan Ketua OSIS

 


Pemilihan ketua OSIS di SMA Guna Dharma adalah kegiatan demokrasi sekolah untuk memilih pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah yang baru.

Dokumentasi kegiatan tersebut

Pelaksanaan Pemilihan
  • Proses Demokratis: Melibatkan seluruh warga sekolah mulai dari pendaftaran kandidat, kampanye, penyampaian visi dan misi, hingga pemungutan suara.
  • Tujuan: Melatih jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta nilai-nilai demokrasi pada siswa

Senin, 14 September 2026

Kampanye Pemilu OSIS

Kampanye Pemilu OSIS

 


Kampanye pemilihan OSIS adalah tahap penting di mana calon ketua dan wakil ketua menyampaikan visi, misi, serta program kerja mereka kepada seluruh warga sekolah

Berikut dokumentasi kegiatan tersebut
Bentuk Kegiatan Kampanye
  • Orasi Terbuka: Kandidat berpidato di hadapan guru dan siswa.
  • Debat Kandidat: Sesi tanya jawab antar paslon atau pertanyaan dari pemilih.
  • Media Kreatif: Pemasangan poster, pamflet, atau video kampanye digital
Tujuan Kampanye OSIS
  • Mengenalkan profil singkat para kandidat kepada pemilih.
  • Menyampaikan visi, misi, dan program kerja secara terbuka.
  • Melatih sikap demokratis bagi siswa di lingkungan sekolah.


LDKS

LDKS

 


LDKS adalah singkatan dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa, yaitu kegiatan pelatihan dasar di sekolah yang bertujuan untuk membentuk dan melatih jiwa kepemimpinan peserta. Pelatihan ini umumnya wajib diikuti oleh calon pengurus OSIS, MPK, atau ekstrakurikuler baru.
Berikut dokumentasi dari kegiatan tersebut
Materi yang Umum Diberikan
  • Teori Kepemimpinan: Mengenal gaya kepemimpinan, sifat pemimpin yang baik, dan pemecahan masalah.
  • Keorganisasian: Struktur OSIS/MPK, pembuatan proposal, dan administrasi laporan.
  • Pendidikan Karakter & Wawasan Kebangsaan: Latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan nilai nasionalisme.
  • Praktik Lapangan: Kegiatan outbound atau simulasi kelompok untuk menguji kerja sama
Tujuan dan Manfaat
  • Membangun Karakter: Menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, mandiri, dan percaya diri.
  • Kerja Sama Tim: Melatih kemampuan komunikasi, solidaritas, dan koordinasi antar anggota.
  • Kesiapan Organisasi: Membekali siswa dengan pemahaman manajemen organisasi serta penyusunan program kerja.

P3LP

P3LP

 


P3LP adalah singkatan dari Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis. Ini adalah dukungan emosional atau psikologis dasar yang diberikan kepada seseorang yang sedang mengalami syok, stres berat, krisis emosional, atau trauma

P3LP dianalogikan seperti P3K untuk cedera fisik, namun difokuskan untuk menstabilkan kondisi mental seseorang sebelum mendapatkan bantuan profesional.

Prinsip Dasar P3LP (Prinsip 3M / 3L)
Bantuan ini dapat dilakukan oleh siapa saja (first aider) dengan menerapkan tiga langkah utama:
Memperhatikan (Look): Mengamati perubahan perilaku, fisik, atau emosi seseorang serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk mendekati mereka
Mendengarkan (Listen): Menjadi pendengar yang berempati dan tidak menghakimi tanpa memaksa korban untuk langsung bercerita
Menghubungkan (Link): Membantu memenuhi kebutuhan dasar atau menghubungkan korban dengan orang terdekat, layanan medis, atau tenaga profesional (psikolog/dokter) jika diperlukan.
Berikut dokumentasi kegiatan tersebut
In-House Training

In-House Training

 


IHT adalah singkatan dari In House Training, yaitu program pelatihan internal yang diadakan secara khusus di dalam suatu instansi, seperti sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. dengan mendatangkan narasumber atau instruktur ke lokasi.

Konsep dan Tujuan IHT

  • Pelatihan Tertutup: Kegiatan ini hanya diikuti oleh pegawai atau guru dari satu instansi yang sama.
  • Materi yang Relevan: Topik pelatihan disesuaikan langsung dengan kebutuhan nyata dan kondisi di sekolah, misalnya penerapan Kurikulum Merdeka, penyusunan modul ajar, atau peningkatan kompetensi asesmen.
  • Efisiensi: Lebih hemat biaya dan waktu karena peserta tidak perlu keluar atau dikirim ke tempat pelatihan publik satu per satu.

    IHT yang diadakan di SMA Guna Dharma dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2026, dihadiri Pengawas Sekolah KCD Wilayah VII, Hilman Abdurahman, M.Pd.

    Berikut dokumentasi kegiatan tersebut

Rabu, 19 Agustus 2026

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

 


Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di SMA Guna Dharma umumnya diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan antar-siswa dan antar-guru untuk memeriahkan semangat kebersamaan dan nasionalisme.
  • Lomba Agustusan: Berbagai perlombaan tradisional seperti Voli Air, makan kerupuk, Corong Air, tangkap belut, koin pepaya, atau kebersihan kelas yang melibatkan partisipasi aktif para siswa.
  • Pentas Seni atau Kreativitas: Kegiatan pameran karya atau penampilan seni dari siswa untuk mengekspresikan cinta tanah air
  • Berikut dokumentasi di link berikut

Selasa, 11 Agustus 2026

SOSIALISASI MAGANG KERJA BANK BCA

SOSIALISASI MAGANG KERJA BANK BCA

 


Sosialisasi program magang kerja Bank BCA (Program Magang Bakti BCA) adalah kegiatan pengenalan dunia perbankan dan proses rekrutmen bagi pelajar atau mahasiswa. Acara ini sering diadakan lewat campus hiring, webinar, atau kunjungan sekolah guna menjelaskan posisi frontliner (Customer Service dan Teller). Sosialisasi bank BCA di SMA Guna Dharma dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Agustus 2026 yang ditujukan kepada Siswa/i kelas 12 sebagai upaya untuk pengembangan karir di masa mendatang.

Tujuan Sosialisasi
  1. Memberi gambaran budaya kerja profesional di bank
  2. Menjelaskan alur pendaftaran dan kualifikasi
  3. Memperkenalkan manfaat program magang kepada peserta

Rabu, 05 Agustus 2026

MPLS (MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH)

MPLS (MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH)

 


Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Guna Dharma Bandung untuk tahun ajaran baru dilaksanakan pada pertengahan Juli. 
Kegiatan ini mengusung tema Pancawalulya dengan fokus pada pengenalan budaya sekolah, pembentukan karakter, serta perwujudan generasi yang Unggul, Teladan, Aktif, Mandiri, dan Akhlak Mulia.
Rangkaian Kegiatan MPLS
Pra-MPLS: Berlangsung pada 14 Juli sebagai persiapan awal bagi siswa baru.
Hari Pertama (Day 1): Pembukaan resmi dan pengenalan lingkungan sekolah pada 15 Juli.
Hari Kedua & Ketiga (Day 2-3): Kegiatan lanjutan orientasi, wawasan wiyata mandala, serta kebersamaan hingga 17 Juli.
Informasi Tambahan Sekolah
Aktivitas: Pengenalan tata tertib, motivasi belajar, dan penyesuaian diri dengan suasana kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Dokumentasi: Anda dapat melihat berbagai kegiatan dan informasi resmi lainnya melalui akun Instagram SMA Guna Dharma. Atau link berikut.


Senin, 11 Mei 2026

DRAMA MUSIKAL

DRAMA MUSIKAL


Kegiatan drama musikal di SMA Guna Dharma merupakan bagian dari upaya pengembangan karakter dan kreativitas siswa.

Kegiatan ini biasanya mencakup beberapa aspek utama:
  1. Pengembangan Karakter: Siswa dilatih untuk membangun integritas dan kepedulian lingkungan melalui pementasan tematik, seperti yang terlihat pada dokumentasi kegiatan di Instagram resmi sekolah
  2. Kolaborasi Seni: Pementasan sering kali menggabungkan elemen tari, musik, dan drama untuk merefleksikan semangat kebangsaan, mirip dengan pementasan bertema Gugah Jiwa Nusantara yang melibatkan banyak peserta didik.
  3. Proses Produksi Mandiri: Siswa tidak hanya menjadi aktor, tetapi juga terlibat langsung dalam penyusunan adegan, pengaturan musik, tata panggung, hingga penghayatan karakter.
  4. Pelestarian Budaya: Beberapa sekolah juga menggunakan drama musikal untuk mengangkat cerita rakyat
Lihat dokumentasi disini

Selasa, 28 April 2026

PELANTIKAN BANTARA PRAMUKA SMA GUNA DHARMA

PELANTIKAN BANTARA PRAMUKA SMA GUNA DHARMA


Pelantikan Bantara Pramuka merupakan prosesi pengukuhan anggota Pramuka Penegak ke tingkat Bantara setelah dinyatakan lulus ujian Syarat Kecakapan Umum (SKU). Untuk SMA Guna Dharma, kegiatan ini biasanya mengikuti prosedur standar Gerakan Pramuka yang melibatkan rangkaian upacara formal dan kegiatan perkemahan. Pelantikan Bantara Pramuka SMA Guna Dharma dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 24-25 April 2026 di Bumi Perkemahan D'Peak Bongkor.

Secara umum, prosesi pelantikan Bantara meliputi tahapan berikut:
Upacara Adat Ambalan: Pembukaan kegiatan yang kental dengan tradisi masing-masing pangkalan.
Tanya Jawab Pelantikan: Pembina melakukan verifikasi kesiapan dan komitmen calon Penegak Bantara.
Pengucapan Tri Satya: Calon Bantara mengucapkan janji Pramuka sebagai bentuk komitmen moral.
Penyematan TKU (Tanda Kecakapan Umum): Simbolisasi sahnya anggota menjadi Penegak Bantara yang biasanya dipasang di bahu seragam.

Setelah dilantik, Penegak Bantara diharapkan memiliki kualitas karakter yang lebih kuat, di antaranya:
Menjaga Nama Baik: Menjaga martabat pribadi dan ambalan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kepemimpinan: Menjadi teladan bagi anggota pramuka lain dan berani menyampaikan pendapat.
Bantuan Tenaga Rakyat: Sesuai singkatannya, Bantara bertugas membantu ketertiban dan pengabdian masyarakat.

Dokumentasi Pelantikan Bantara Pramuka SMA Guna Dharma lihat disini


 

Minggu, 26 April 2026

HOME VISIT

HOME VISIT


Layanan Home Visit di SMA Guna Dharma adalah kegiatan pendukung bimbingan konseling di mana guru BK atau wali kelas melakukan kunjungan langsung ke tempat tinggal siswa. Program ini bertujuan untuk menjalin kerja sama antara sekolah dan orang tua guna memahami latar belakang serta permasalahan siswa secara lebih mendalam. 

Fokus Utama Home Visit
Berdasarkan prosedur umum layanan bimbingan konseling di tingkat SMA, kegiatan ini dilakukan untuk:
Penyelesaian Masalah Absensi: Menindaklanjuti siswa yang tidak masuk sekolah tanpa keterangan selama beberapa hari.
Dukungan Psikososial: Memahami kondisi keluarga, fasilitas belajar di rumah, serta hubungan siswa dengan anggota keluarga lainnya.
Peningkatan Motivasi Belajar: Mendiskusikan hambatan belajar siswa langsung dengan orang tua untuk mencari solusi bersama.
Informasi Studi Lanjut: Memberikan penjelasan kepada orang tua mengenai potensi karier atau rencana melanjutkan pendidikan tinggi siswa. 

Prosedur Pelaksanaan
Secara operasional, langkah-langkah yang biasanya dilakukan oleh pihak sekolah meliputi:
Perencanaan: Guru BK menyusun daftar siswa yang memerlukan kunjungan berdasarkan hasil observasi atau laporan wali kelas.
Koordinasi: Pihak sekolah menghubungi orang tua untuk menyepakati waktu kunjungan agar tidak mengganggu privasi keluarga.
Pelaksanaan: Pertemuan tatap muka dilakukan di rumah siswa untuk mengumpulkan data tambahan melalui wawancara dan observasi lingkungan.
Pelaporan & Evaluasi: Hasil kunjungan dicatat dalam format laporan kunjungan rumah untuk menentukan langkah bimbingan selanjutnya.


 

BIMBINGAN KONSELING INDIVIDU

BIMBINGAN KONSELING INDIVIDU


Layanan Bimbingan Konseling (BK) Individu di SMA Guna Dharma Bandung merupakan bagian dari layanan responsif sekolah untuk membantu siswa menyelesaikan masalah pribadi, sosial, belajar, maupun karier. 

Layanan ini dilakukan secara tatap muka antara guru BK dan siswa (konseling individual) untuk memastikan kerahasiaan dan kenyamanan dalam mencari solusi masalah. 

Fokus Layanan BK di SMA Guna Dharma
Secara umum, program BK di jenjang SMA mencakup empat bidang utama yang juga diterapkan di SMA Guna Dharma: 
Bimbingan Pribadi: Membantu siswa memahami potensi diri, mengatasi masalah emosional, atau membangun kepercayaan diri.
Bimbingan Sosial: Mengarahkan siswa dalam berinteraksi di lingkungan sekolah dan masyarakat, termasuk penyelesaian konflik antar teman.
Bimbingan Belajar: Memberikan bantuan jika siswa mengalami kesulitan akademik atau butuh strategi belajar yang efektif.
Bimbingan Karier: Mengarahkan siswa dalam memilih jurusan kuliah atau studi lanjutan, terutama terkait seleksi SNBP atau jalur masuk perguruan tinggi.


 

Kamis, 23 April 2026

Sosialisasi Learning Management System

Sosialisasi Learning Management System

 





BeED (kini berkembang menjadi BeEDucation) adalah aplikasi EdTech (teknologi pendidikan) yang berfokus pada Experiential Learning (pembelajaran berbasis pengalaman) dan pembelajaran digital terintegrasi. Aplikasi ini memungkinkan siswa belajar di mana saja dan kapan saja dengan menghubungkan materi kurikulum ke lokasi atau pengalaman nyata, serta menyediakan fitur jurnal dan perencanaan pembelajaran bagi pendidik. 

Berikut adalah detail utama mengenai aplikasi BeED:
Platform Pembelajaran Pengalaman (Journeys): BeED menyediakan "Journeys" yang memandu siswa langkah demi langkah melalui pengalaman belajar berbasis lokasi atau tema, seringkali menghubungkan pelajaran ke tempat-tempat menarik global.
BeEDucation: Aplikasi terbaru, BeEDucation, dirancang dengan performa lebih cepat, fitur perencanaan, dan penilaian yang lebih canggih untuk guru, menggantikan beberapa fungsi dari platform sebelumnya.
BeED Journal: Fitur untuk mencatat dan mengelola refleksi belajar, yang memungkinkan siswa menyertakan video, audio, foto, dan persamaan matematika dalam satu tempat.
Fitur untuk Pendidik: BeED memfasilitasi pendidik untuk menyusun konten pelajaran menjadi bagian-bagian kecil (Learning Experiences/LE) yang mudah dikelola di peta interaktif.
Diakui secara Pedagogis: BeED adalah produk yang disertifikasi oleh Education Alliance Finland, berbasis pada psikologi pendidikan, dan merupakan lulusan akselerator xEdu dari Helsinki. 


Selasa, 21 April 2026

Peringatan Hari Kartini

Peringatan Hari Kartini

 


Peringatan Hari Kartini di SMA Guna Dharma Bandung merupakan agenda tahunan yang digelar untuk mengapresiasi perjuangan R.A. Kartini dalam emansipasi dan pendidikan perempuan. Secara umum, sekolah ini mengemas perayaan dengan perpaduan antara pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas siswa. 

Berikut adalah rangkaian kegiatan yang biasanya dilaksanakan dalam peringatan tersebut:
1. Upacara Bendera Khusus
Petugas Upacara Perempuan: Seluruh petugas upacara, mulai dari pemimpin hingga pembina, biasanya dilakukan oleh siswi atau guru perempuan untuk menonjolkan peran kepemimpinan mereka.
Amanat Tema Emansipasi: Pembina upacara menyampaikan pesan tentang pentingnya kesetaraan kesempatan bagi generasi Z dalam mengejar mimpi setinggi-tingginya. 

2. Gelar Budaya & Pakaian Adat
Penggunaan Kebaya dan Batik: Siswa dan guru diimbau mengenakan pakaian tradisional, seperti kebaya bagi perempuan dan batik bagi laki-laki, sebagai simbol pelestarian budaya bangsa.
Lomba Fashion Show: Peragaan busana tradisional yang dinilai berdasarkan keserasian, pembawaan, dan kreativitas dalam memodifikasi pakaian adat tanpa meninggalkan pakemnya. 

3. Berbagai Lomba Kreativitas
Sekolah menyelenggarakan kompetisi untuk mengasah bakat siswa, di antaranya:
Lomba Pidato: Mengusung tema seputar emansipasi wanita di era digital atau pandangan generasi muda terhadap tokoh Kartini.
Lomba Baca Puisi: Pembacaan karya-karya yang bertemakan semangat perjuangan perempuan.
Lomba Poster Digital & Infografis: Kompetisi membuat konten kreatif di media sosial guna menyebarkan pesan positif tentang kesetaraan gender.
Lomba Memasak: Sering kali melibatkan siswa laki-laki untuk menunjukkan kemandirian dan keterampilan praktis. 

4. Tujuan Kegiatan
Menumbuhkan Karakter: Membangun rasa percaya diri dan karakter yang tangguh pada diri siswi.
Kesadaran Sejarah: Memastikan siswa memahami sejarah perjuangan pahlawan nasional agar dapat meneladani nilai-nilai kemanusiaannya

Dokumentasi disini